Skripsi-PAI
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah Labbaika Samarinda
XMLPenelitian ini dilatar belakangi oleh nilai rata-rata siswa kelas VII dalam pelajaran SKI di MTs Labbaika Samarinda yang masih belum memenuhi KKM. Proses pembelajaran di kelas pun masih didominasi oleh metode ceramah sehingga siswa cenderung menjadi kurang aktif, tidak banyak berpartisipasi, dan kurang memahami materi. Akibatnya, pencapaian hasil belajar siswa belum optimal. Sesuai dengan kondisi tersebut, maka diperlukan penerapan model pembelajaran yang lebih interaktif dan partisipatif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pangaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Labbaika Samarinda. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan bentuk quasi eksperimen, dengan desain nonequivalent control group yang menggunakan pretest dan posttest. Populasinya yaitu seluruh siswa kelas VII di MTs Labbaika Samarinda, yang terdiri dari 188 orang. Dari jumlah tersebut, diambil dua kelas sebagai sampel, kelas VII C yang memiliki siswa sebanyak 30 orang sebagai kelompok eksperimen, dan kelas VII B dengan 32 siswa sebagai kelompok kontrol. Pembelajaran dengan model kooperatif tipe jigsaw diberikan kepada kelompok eksperimen, sementara kelompok kontrol tetap mendapatkan pembelajaran melalui metode ceramah. Data dikumpulkan melalui tes, angket, dan dokumentasi. Untuk memastikan data yang diperoleh valid dan dapat dipercaya, dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji taraf kesukaran. Setelah itu, data dianalisis menggunakan uji normalitas dan homogenitas, lalu dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-test. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Labbaika Samarinda. Hal tersebut terlihat dari nilai rata-rata posttest siswa di kelas eksperimen yaitu 84,4, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya memperoleh rata-rata 75,38. Uji hipotesis dengan teknik Independent Sample T-Test menghasilkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Artinya, ada perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, dan hipotesis alternatif (Hₐ) diterima. Hal ini juga didukung oleh hasil angket siswa yang menunjukkan rata-rata skor 4,14, yang termasuk dalam kategori positif.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Esty Wardah QONI’AH - Personal Name
|
| Student ID |
21.1110.1026
|
| Dosen Pembimbing |
Mujahidah, S.Ag., S.Psi., M.Si., CH., C.Med. - - Dosen Pembimbing 1
Sunanik, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2 |
| Penguji |
Dr. Siti Julaiha, S.Ag., M.Pd. - - Ketua Penguji
Mujahidah, S.Ag., S.Psi., M.Si., CH., C.Med. - - Penguji 1 Sunanik, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







