<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2387">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Asesmen Diagnostik Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMP Negeri 8 Samarinda]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Adrian MAULANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Drs. H.M. Said Husin, MA.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Muhammad Ridho Muttaqin, M.Pd.I.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Drs. H.M. Said Husin, MA.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Muhammad Ridho Muttaqin, M.Pd.I.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Samarinda]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PAI-FTIK]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Skripsi]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[2]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Individu Penulis]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi-PAI]]></form>
<extent><![CDATA[xvii, 133 hlm.:ilius; 29 cm.; Bib.: hlm. 128]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya asesmen diagnostik dalam Kurikulum Merdeka untuk mengetahui kesiapan akademik siswa sebelum memulai pembelajaran. Asesmen ini membantu guru dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kemampuan awal siswa, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan asesmen diagnostik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP Negeri 8 Samarinda, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi guru dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan asesmen diagnostik dilakukan dalam tiga tahapan, yaitu: (1) perencanaan, di mana guru menyusun instrumen berdasarkan hasil analisis capaian belajar sebelumnya; (2) pelaksanaan, yang mencakup pemberian soal tes dengan tingkat kesulitan berjenjang serta pengamatan selama proses pembelajaran; dan (3) diagnosis dan tindak lanjut, di mana guru mengelompokkan siswa berdasarkan tingkat penguasaan materi untuk merancang pembelajaran remedial, penguatan, atau pengayaan. Faktor pendukung dalam pelaksanaan asesmen ini meliputi pelatihan yang diberikan oleh sekolah serta kebebasan guru dalam menyusun asesmen sesuai karakteristik siswa. Adapun faktor penghambatnya adalah beban kerja guru yang tinggi, keterbatasan waktu pembelajaran, dan jumlah siswa yang banyak dalam satu kelas. Penelitian ini menegaskan bahwa asesmen diagnostik merupakan bagian penting dari Assessment for Learning dan sangat mendukung pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka.</note>
<classification><![CDATA[]]></classification><ministry><![CDATA[86208]]></ministry><studentID><![CDATA[21.1110.1235]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250506]]></identifier><departementID><![CDATA[FTIK-UINSI Samarinda]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Repository Perpustakaan FTIK UINSI Samarinda Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="2305" url="" path="/01841_AdrianM_21.1110.1235_com.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[Penerapan Asesmen Diagnostik Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMP Negeri 8 Samarinda]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[01841.jpg.jpg]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2387]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-26 12:45:20]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2026-02-26 12:45:20]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>