Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Mencegah Degradasi Akhlak Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda

Detail Cantuman

Skripsi-PAI

Peran Guru Akidah Akhlak Dalam Mencegah Degradasi Akhlak Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 2 Samarinda

XML

Penelitian ini dilatarbelakangi rasa kekhawatiran terhadap maraknya perilaku menyimpang dikalangan remaja akibat pesatnya perkembangan teknologi dan pengaruh lingkungan. Degradasi akhlak yang melanda generasi muda menjadi perhatian serius dalam dunia pendidikan, khususnya di lembaga pendidikan Islam. Dalam hal ini, guru memiliki peran sentral bukan hanya sebagai penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman yang mulia kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru akidah akhlak dalam mencegah degradasi akhlak siswa serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat peran guru dalam mencegah degradasi akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data primer diperolah melalui wawancara dengan kepala madrasah, waka kurikulum, guru akidah akhlak, serta siswa kelas X dan XI. Penelitian ini juga menggunakan sumber data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi kegiatan dan file dokumen data siswa BK. Keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimuplan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru akidah akhlak tidak hanya sebagai penyampai ilmu pengetahuan, tetapi juga memegang peran strategis sebagai pendidik , pembimbing, penasehat, model dan teladan dalam membentuk karakter siswa. Peran tersebut diwujudkan melalui keteladanan, pendekatan persuasif, pemberian nasihat, serta pembiasaan nilai-nilai Islami. Faktor pendukung keberhasilan peran guru adalah lingkungan madrasah yang kondusif dan religius, adanya budaya salam, senyum, dan sapa serta program keagamaan rutin. Selain itu, dukungan kolektif antar guru dan manajemen madrasah juga memperkuat upaya pembinaan akhlak secara sistematis dan terintegrasi. Adapun faktor penghambat berasal dari pengaruh media digital yang bebas dan tidak terkendali, serta ketidaksinambungan nilai antara pendidikan di madrasah dengan pola asuh dan lingkungan di rumah dan masyrakat. Keterbatasan waktu interaksi guru dengan siswa di sekolah, dibandingkan dengan pengaruh konten negatif di luar menjadi hambatan signifikan dalam internalisasi nilai-nilai akhlak.


Detail Information

Item Type
Skripsi
Penulis
Trianisa Ayu ANASTASYA - Personal Name
Student ID
21.1110.1197
Dosen Pembimbing
Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I - - Dosen Pembimbing 1
Abdul Razak, M.Pd. - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Dr. Hj. Noorthaibah, M.Ag. - - Ketua Penguji
Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I - - Penguji 1
Abdul Razak, M.Pd. - - Penguji 2
Kode Prodi PDDIKTI
86208
Edisi
Published
Departement
FTIK-UINSI Samarinda
Kontributor
Bahasa
Indonesia
Penerbit PAI-FTIK : Samarinda.,
Edisi
Published
Subyek
No Panggil
Copyright
Individu Penulis
Doi

Lampiran Berkas

LOADING LIST...



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnya  XML Detail