Skripsi-PAI
Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Group Investigation (GI) Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an dan Hadist Kelas IX di Madrasah Tsanawiyah At-Taqwa Kecamatan Loa Janan Ilir
XMLPra-survei 07 November 2024 menunjukkan siswa kelas IX MTs At-Taqwa antusias dan aktif berdiskusi dalam pembelajaran Al-Qur’an dan Hadist yang menggunakan model Cooperative Learning tipe Group Investigation (GI), menciptakan suasana kelas interaktif. Tipe Group Investigation memfasilitasi eksplorasi tema “Meraih Keberkahan dengan Jujur dalam Muamalah” melalui kolaborasi kelompok, meningkatkan pemahaman nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam penerapan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Group Investigation (GI), serta faktor-faktor yang mempengaruhi pada mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadist kelas IX di MTs At-Taqwa Kecamatan Loa Janan Ilir. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data lewat observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen, yang dilakukan mulai 15 Oktober sampai 5 November 2024. Data utama diperoleh dari wawancara mendalam dan observasi dengan guru serta siswa kelas IX. Data pendukung diambil dari dokumen madrasah, seperti sejarah berdirinya, kondisi guru-siswa, dan visi-misi. Informan meliputi kepala madrasah dan staf. Keabsahan data dijaga dengan triangulasi, yaitu membandingkan data dari berbagai sumber, metode, dan waktu. Data diolah secara kualitatif untuk menemukan pola utama. Penelitian ini mengungkap temuan bahwa: (1) Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Group Investigation (GI) berjalan selaras dengan enam langkah kunci yang dirumuskan oleh Sharan dan Sharan, yakni: (a) Pemilihan topik oleh siswa sesuai dengan minat; (b) Pembentukan Kelompok secara otomatis berdasarkan topik yang dipilih. (c) Perencanaan investigasi oleh kelompok; termasuk penyusunan pertanyaan dan strategi pencarian data; (d) Pelaksanaan investigasi secara kolaboratif menggunakan berbagai sumber; penyusunan dan pelaporan hasil dalam format laporan kelompok; (e)Ppresentasi hasil di depan kelas; dan (f) Evaluasi serta refleksi terhadap proses pembelajaran. (2) Faktor yang mempengaruhi penerapannya, yakni: didukung oleh Peran guru sebagai fasilitator, antusiasme siswa, dan lingkungan belajar yang kondusif. Namun, pelaksanaan juga menghadapi penghambat seperti kesulitan mengatur pertemuan di luar kelas, variasi tingkat partisipasi siswa, dan keterbatasan waktu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model GI dapat diterapkan sesuai dengan sintaks pada mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadist selama guru mampu menyiapkan tahapan pembelajaran dengan matang dan memberikan pendampingan yang aktif kepada siswa.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Desy PURNAMASARI - Personal Name
|
| Student ID |
19.1110.1261
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Dr. Mustamin, S.Ag., M.Pd. - - Ketua Penguji
Dr. Iskandar, M.Ag. - - Penguji 1 Sunanik, M.Pd. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







