Skripsi-PAI
Strategi Guru Pendidikan Agama Dalam Menanamkan Sikap Toleransi Beragama Siswa SMP Negeri 38 Samarinda
XMLPenelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penanaman nilai-nilai toleransi beragama dalam lingkungan pendidikan, khususnya di Indonesia sebagai negara dengan masyarakat yang sangat plural dari segi agama, budaya, dan suku bangsa. Sikap toleran menjadi pondasi penting untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis dan damai. SMP Negeri 38 Samarinda sebagai lembaga pendidikan menengah pertama yang memiliki siswa dari berbagai latar belakang agama (Islam, Kristen, Katolik) menjadi ruang strategis untuk menumbuhkan nilai-nilai toleransi. Berdasarkan observasi awal, sekolah ini menunjukkan interaksi antar siswa yang cukup harmonis, namun tidak dapat dipungkiri masih terdapat tantangan dalam membina sikap toleransi secara merata di kalangan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan guru pendidikan agama dalam menanamkan sikap toleransi beragama kepada siswa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat proses tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru pendidikan agama Islam dan Kristen, serta siswa, dan dokumentasi kegiatan sekolah. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) strategi yang digunakan guru dalam menanamkan sikap toleransi melalui a) Memberikan Pemahaman, b) Keteladanan, serta c) Melibatkan Siswa Dalam Kegiatan Lintas Agama. 2) Faktor pendukungnya antara lain adalah kebijakan sekolah yang inklusif, peran aktif guru sebagai teladan, serta budaya sekolah yang harmonis. Adapun faktor penghambat mencakup adanya prasangka antar siswa, kurangnya pemahaman terhadap konsep toleransi, serta pengaruh lingkungan luar sekolah yang eksklusif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan oleh guru pendidikan agama di SMP Negeri 38 Samarinda efektif dalam membentuk dan memperkuat sikap toleransi beragama siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran guru dalam konteks pendidikan multikultural dan menjadi acuan dalam pengembangan kurikulum serta pelatihan guru di masa mendatang.
Detail Information
| Item Type |
Skripsi
|
|---|---|
| Penulis |
Zaskia Afridha Nur HAQIQI - Personal Name
|
| Student ID |
20.1110.1252
|
| Dosen Pembimbing | |
| Penguji |
Dr. Akhmad Muadin, M.Pd. - - Ketua Penguji
Dr. Hj. Titi Kadi, M.Pd.I - - Penguji 1 Yunita Noor Azizah, M.Pd.I. - - Penguji 2 |
| Kode Prodi PDDIKTI |
86208
|
| Edisi |
Published
|
| Departement |
FTIK-UINSI Samarinda
|
| Kontributor | |
| Bahasa |
Indonesia
|
| Penerbit | PAI-FTIK : Samarinda., 2025 |
| Edisi |
Published
|
| Subyek | |
| No Panggil | |
| Copyright |
Individu Penulis
|
| Doi |







